Pengertian Simulasi

Simulasi merupakan suatu peralihan besar dari topik-topik riset operasi. Simulasi menawarkan alternatif mencari solusi atas permasalahan yang komplek yang tidak bisa dipecahkan dengan model analitik.
Simulasi mempunyai pengertian sebagai suatu metodologi untuk melaksanakan percobaan dengan model dari sistem nyata. Mensimulasi berarti melakukan duplikasi atas features, bentuk dan karakteristik dari sistem nyata. Ide dasar simulasi adalah menggunakan beberapa perangkat untuk meniru sistem nyata guna memperlajari dan memaknai sifat-sifat, tingkah laku (perangai) dan karakter operasi.
Simulasi pada suatu bidang bisnis atau sistem manajemen (business or management sistem) dengan melakukan pemodelan secara matematik yang menggambarkan atau menunjukan sistem nyata yang ditiru.
Berdasarkan jenisnya simulasi ada dua yaitu: (1) simulasi analog artinya mengganti lingkungan phisik yang asli dengan lingkungan phisik tiruan yang lebih mudah untuk memanipulasi. Contohnya ruang tanpa bobot disimulasi dengan ruangan penuh air (ber-bobot), (2) simulasi matematik artinya meniru sitem dengan model matematik untuk mendapatkan  operating characteristics sistem melalui suatu eksperimen.
Pada pembahasan ini simulasi yang dimaksud adalah simulasi model matematik yaitu suatu simulasi yang meniru situasi pada keadaan nyata dengan model matematik.
Motivasi menggunakan simulasi dalam pemecahan suatu persoalan riset operasi adalah karena adanya beberapa keterbatasan dalam model analitik, antara lain:
1.      Model analitik tidak mampu menelusuri perangai sutu sistem pada masa lalu dan masa mendatang melaui pembagian waktu. Model analitik hanya memberikan penyelesaian secara menyeluruh, suatu penyelesaian yang mungkin tunggal dan optimum tetapi tidak menggambarkan suatu prosedur operasional untuk masa lebih singkat dari masa perencanaan.
2.      Model matematik yang konvensional sering tidak mampu menyajikan sistem nyata yang lebih besar dan rumit (komplek)
3.      Model analitis terbatas pemakainya dalam hal-hal yang tidak pasti dan aspek dinamis  (faktor waktu) dari persoalan manajemen.

Semua simulasi yang baik memerlukan perencanaan dan organisasi yang baik. Tujuh langkah yang harus dilakukan manajer untuk melakukan proses simulasi yaitu: (1) definisikan permasalahan, (2) identifikasi variable-variabel yang berhubungan dengan permasalahan, (3) kembangkan model secara numeris, (4) ujilah model dan bandingkan tingkah lakunya dari sistem nyata, (5) jalankan percobaan (eksperimen), (6) pertimbangkan hasil yang diperoleh sebagai kemungkinan keputusan untuk memodifikasi model atau mempertimbangkan merubah masukan data, (7) putuskan tindakan mana yang diambil. rangkaian 7 langkah itu dapat dilihat pada gambar 1 sebagai Flow Chart Simulasi.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Simulasi"

Posting Komentar